TITIK BALIK.


TITIK BALIK.

Persisi beberapa tahun lalu, banyak momen yang sedikit sulit untuk dijelaskan bagaimana situasi dan kondisi pada saat itu. Jauh sebelum sampai di titik ini, yang dimana semua sudah sangat mudah untuk di dapat , semua hal sudah bisa di dapatkan, termasuk beberapa keinginan yang dulu sempat tertahan.

Beberapa momen kelam yang terjadi sebelum akhir bisa di fase seperti ini di umur 18 tahun,-

Manusia bodoh mana yang ambil langkah di antara "Ego" dan "Kewajiban" , sesuatu yang tidak luput dari muda mudi pada umumnya.

• TOXIC

Sebuah hal yang tidak ingin diingat sama sekali, sifat dan perlakuan pada saat membuat bertanya tanya "seperti nya dahulu tidak seperti ini, kenapa?". Mungkin banyak manusia diluar sana yang mempunyai masalah jauh lebih kompleks, tetapi situasi dan kondisi saat itu membuat bertanya tanya "Apakah disini, hanya seorang diri?...." 

Bahkan untuk melihat kembali memori tersebut menimbulkan rasa yang kurang nyaman, itu terasa seperti di dalam sebuah ruangan yang begitu gelap, dan bersumpah untuk tidak mengulangi kembali.

• How it feel's to be lost?.

Ditengah fase TOXIC tersebut, seolah olah membuat semuanya tidak terkendali, perlahan lahan semuanya berubah, tidak hanya kelaparan dan segi ekonomi yang memburuk, tetapi kondisi yang muncul sebuah titik hitam diantara kondisi tersebut.

Hal buruk terus datang berturut-turut, yang dilakukan pada saat ini hanya berusaha menghindari masalah dan fase tersebut, bertindak seolah olah tidak terjadi apapun. 
Pada akhirnya, secercah harapan pun muncul, mereka datang.

Please welcome "mr. clown"

Mereka, kalian, dan dia. Pada saat itu datang menjadi sebuah tempat pelarian yang sangat indah, yang membuat untuk berani memulai hal baru. 

Siapa yang menyangka? ditengah tengah kondisi yang hampir tak terkendali ternyata masih ada tempat buat lari?. Momen singkat yang begitu indah, dan lagi lagi sampai pada akhirnya,...

Tidak ada yang pernah memberi tahu bahwa kehilangan sangat menyakitkan?.

Sebuah kabar baik atau buruk, tidak bisa menggambarkan bagaimana suana hati pada saat itu, degup jantung seketika berhenti, dan bertanya "kenapa? seharusnya dengan seperti ini semuanya akan jauh lebih baik bukan?".

Mereka, kalian, dan dia, salah satu dari tiga tersebut juga menghilang. Kenapa kehilangan bisa membuat seseorang menjadi sangat tidak nyaman?

Terlihat seperi orang bodoh, semua ini yang diinginkan dahulu, tetapi kenapa sekarang menimbulkan sebuah rasa baru?...

• Penyesalan.

Sebuah hal konyol, ternyata sadar bahwa kehilangan sangat menyakitkan. Dahulu menginginkan sebuah kehilangan tetapi kenapa semuanya berubah?.

Sampai pada titik semua menghilang bersamaan, hal yang dahulu dianggap sebagai Racun pun sudah hilang, tetapi kenapa rasa sangat tidak nyaman?.

Dan pada akhirnya tersadar bahwasanya sedari dulu tidak pernah mengenali siapa sebenernya diri sendiri?. Sedari dulu tidak pernah memahami pasti apakah rasa ini benar benar nyata adanya? , ternyata jauh sebelum memori Toxic muncul, baru menyadari bahwasannya sifat dan rasa ini tidak pernah ada. Memberanikan diri untuk membuka memori untuk memastikan bahwasannya ini tidak benar, ya dan benar saja pada akhirnya terpukul setelah membaca ulang memori tersebut, dan menyadari bahwasannya Toxic itu tidak pernah ada.

"Apakah aku menyesalinya? Iya....." 


• Pada akhirnya....

Semua sudah hilang, semua tidak lagi sama, dan hal yang dahulu dianggap sebagai tempat berlari pun sudah hilang.

Pada akhirnya, membuat sebuah keputusan yang sangat berat untuk menebus sebuah keputusan untuk menebus sebuah kesalahan pada saat itu, melewati fase Memiliki , Toxic , Kehilangan , mungkin tercipta sebuah Post Traumatic , tetapi semua tidak bisa berakhir sampai disitu.

Merubah takdir dan membuat diri menjadi berani hanya dengan seorang diri. Melewati fase tersebut pada saat itu ada beberapa orang bahkan ada Dia tapi,  pada saat itupun semua hilang bersamaan. 

Pada akhirnya, semua dibangun sedari awal, semua dimulai dari 0 besar,- dan sampai pada di titik ini banyak perubahan yang terjadi.

Tetapi kenapa? seperti ada yang hilang. 
Kehilangan sangat tidak enak bukan? , bahkan disaat semua terasa sangat mudah untuk dimiliki, hal hal yang berbentuk material ssmua sudah bisa di dapatkan, tetapi apa gunanya hal tersebut jika tidak memiliki siapapun?. 

Sebuah hal konyol memutuskan untuk pergi jauh dari mereka, yang padahal sebenarnya sangat amat takut akan kekosongan, tetapi memutuskan untuk jauh dari mereka, terdengar sangat konyol bukan?

Sebelum pada akhirnya memutuskan untuk jauh, dalam waktu singkat tercipta sebuah momen momen yang akhirnya membuat merasakan ternyata masih pantas untuk mengalami momen seperti ini, akhir akhir momen tersebut tercipta begitu indah meski hanya dalam waktu singkat. Begitu banyak peran mereka, yang membuat perpisahan sangat jauh berarti dan menjadi sebuah alasan di lain nanti untuk kembali. 

Benar, saat ini sangat hampa, bahkan semua bisa di dapatkan, tetapi melangkah sendiri sangat buruk bukan?.

"Percuma gua bisa beli semua apa yang gua mau, tapi kalo gua sendirian, gua bisa apa?"

"semua yang gua impikan sudah tercapai, lalu kenapa seperti ada yang hilang?" 

Apakah ini sebuah titik balik? yang pada akhirnya bisa merubah situasi, tetapi ini adalah awal mula tercipta nya sebuah kekosongan besar, menjadi orang asing ditengah tengah sekelompok orang, tidak memiliki siapapun dan sering kali kehilangan, betapa bodohnya diri ini yang tidak ingin mengalami kekosongan tetapi menjauh dari hal yang dianggap sebagai inti kehidupan. semua terasa berjalan sendiri.

Aku sudah mengalami beberapa fase kehilangan, bisa kah aku berhenti untuk tidak kehilangan siapapun lagi?.