Dinamika tahun ke-20
Manifesto
Manifesto dari tahun ke-20 sebenarnya merujuk pada suatu kesempatan di mana sesuatu berjalan tidak berjalan dengan semestinya, tahun ke-20 menjadi pengingat bahwa sudah hampir seperempat abad. Perlahan kata demi kata, bait demi bait, semua ditulis dalam tinta penuh api, pemikiran yang tidak terstruktur memicu Modernisme. Menolak apa yang sudah terjadi, terjebak pada masa lampau yang tidak bisa diperbaiki kembali, mengingkari janji yang sudah terpatri.
Tahun ke-20 sudah, luka bahkan belum sempat kering, api dendam masih belum padam, jikalau api sudah melahap apa yang ia bakar, sisa abu tersebut masih ada. Egoisme masih berada jauh di dalam, bahkan tidak tahu pasti dimana letaknya.
"Api hitam, abadi"
Tidak setiap kertas memiliki sebuah tulisan yang dapat dibaca, bahkan tidak semua gambar dapat dilihat, entah sejak kapan tulisan itu ada, mengingat tulisan tersebut ada begitu saja.
Tahun ke-20 sudah, luka bahkan belum sempat kering, api dendam masih belum padam, jikalau api sudah melahap apa yang ia bakar, sisa abu tersebut masih ada. Egoisme masih berada jauh di dalam, bahkan tidak tahu pasti dimana letaknya.
"Api hitam, abadi"
Tidak setiap kertas memiliki sebuah tulisan yang dapat dibaca, bahkan tidak semua gambar dapat dilihat, entah sejak kapan tulisan itu ada, mengingat tulisan tersebut ada begitu saja.
Keadilan
Membenci keadilan, bahwasannya itu semua hanya untuk mereka yang memiliki kepentingan, hukum tidak tertulis masih nyata adanya seolah mereka buta. Siang tidak selalu benar, dan malam tidak selalu salah, barangkali mereka yang kecewa akan hadirnya siang memilih berpihak pada malam. Sayangnya, mereka memiliki 2 lidah seperti dapat menjilat dua arah sekaligus, ironi tapi cukup bagi kita untuk tidak berpihak pada arah-nya.
"Tidak takut gertak ancaman!"
Mereka membabi buta seolah semua ini ada digenggaman mereka, mereka lupa tidak semua bisa selamanya keberuntugan berpihak pada mereka. Matahari masih terbit dari timur, bulan masih mampu menerangi malam, dan bumi masih berputar, dinamika pergantian tahun masih akan terus berganti sampai tahun kesekian. Mungkin saja,
"Tidak takut gertak ancaman!"
Mereka membabi buta seolah semua ini ada digenggaman mereka, mereka lupa tidak semua bisa selamanya keberuntugan berpihak pada mereka. Matahari masih terbit dari timur, bulan masih mampu menerangi malam, dan bumi masih berputar, dinamika pergantian tahun masih akan terus berganti sampai tahun kesekian. Mungkin saja,
