Sisi kehidupan lain
Jalanan
Pada sore hari, seperti biasa gue selesai dari kewajiban gue, sebelum pulang ke rumah gue, pasti gue selalu mampir dahulu untuk sekedar berbincang, di perjalanan gue selalu melihat wajah itu, ya wajah yang tidak asing buat gue, seorang bocah laki-laki dengan penampilan lusuhnya.
Meskipun gue tidak memberikan apapun ke dia, bukan karena gue kejam atau pelit, tapi ada sesuatu di pikiran gue yang selalu bertanya-tanya "Ini orang tua nya kemana?" , karena ketika gue melihat dia, selalu saja di sebrang jalan sana ada sosok dewasa seperti sedang mengawasi bocah tersebut.
Alasan gue tidak mau membantu meskipun hanya sebagian uang kecil, gue khawatir kalau dia hanya dimanfaatkan oleh orang di sebrang sana, gue tidak mau jika setiap hari, ia selalu menggantungkan nasibnya ke gue, tapi gue berharap suatu saat gue bisa bantu ia dengan layak.
Meskipun gue tidak memberikan apapun ke dia, bukan karena gue kejam atau pelit, tapi ada sesuatu di pikiran gue yang selalu bertanya-tanya "Ini orang tua nya kemana?" , karena ketika gue melihat dia, selalu saja di sebrang jalan sana ada sosok dewasa seperti sedang mengawasi bocah tersebut.
Alasan gue tidak mau membantu meskipun hanya sebagian uang kecil, gue khawatir kalau dia hanya dimanfaatkan oleh orang di sebrang sana, gue tidak mau jika setiap hari, ia selalu menggantungkan nasibnya ke gue, tapi gue berharap suatu saat gue bisa bantu ia dengan layak.
Di lain sisi
Di lain sisi, gue juga sering sekali melihat seorang pria sudah lanjut usia, kali ini gue sering memberikan barang-barang yang sudah tidak gue pakai tetapi masih layak pakai, bak menerima berlian ketika ia menerima barang pemberian gue, dia selalu berterimakasih dengan raut wajah terharu dan bahagia. Tidak hanya sekali, bahkan beberapa kali jika ada barang yang sudah tidak terpakai atau sekiranya hanya memenuhi rumah gue, gue selalu memberikan kepada beliau, dan raut wajah hinggi tutur katanya masih sama persis.
Kejadian serupa juga pernah gue dapat, ketika gue masih menunggu kesembuhan orang tua gue di salah satu rumah sakit di Bekasi, gue coba pesan kopi keluar tepatnya di bahu jalan, gue gak sendiri, gue ditemani oleh seorang bapak-bapak driver ojek online, raut mukanya sangat lesuh mungkin lelah dengan lika-liku di jalan selama seharian penuh, gue bukan tipe orang yang bisa membuka pembicaraan, gue tidak ingat persis, tetapi yang masih tersimpan di kepala gue sampai saat ini, "dek, kita kerja kaya gini, jangankan buat mikirin kedepannya, kita buat makan besok aja udah syukur alhamdulillah, saya berangkat pagi-pagi buta saat anak baru bangun tidur, pulang disaat mereka udah tertidur pulas", sontak hati gue bak tersambar petir, gue juga mulai merasakan setidaknya gue mengerti apa yang bapak itu rasakan.
Pada akhirnya, memang pria diciptakan untuk menjadi "Garda" terdepan bagi penghuni di belakangnya, meskipun ada sisi yang mereka sendiri tidak bisa jelaskan kepada para penghuninya.
In Memorial .....Rest In Peace01-03-2023
Di lain sisi, gue juga sering sekali melihat seorang pria sudah lanjut usia, kali ini gue sering memberikan barang-barang yang sudah tidak gue pakai tetapi masih layak pakai, bak menerima berlian ketika ia menerima barang pemberian gue, dia selalu berterimakasih dengan raut wajah terharu dan bahagia. Tidak hanya sekali, bahkan beberapa kali jika ada barang yang sudah tidak terpakai atau sekiranya hanya memenuhi rumah gue, gue selalu memberikan kepada beliau, dan raut wajah hinggi tutur katanya masih sama persis.
Kejadian serupa juga pernah gue dapat, ketika gue masih menunggu kesembuhan orang tua gue di salah satu rumah sakit di Bekasi, gue coba pesan kopi keluar tepatnya di bahu jalan, gue gak sendiri, gue ditemani oleh seorang bapak-bapak driver ojek online, raut mukanya sangat lesuh mungkin lelah dengan lika-liku di jalan selama seharian penuh, gue bukan tipe orang yang bisa membuka pembicaraan, gue tidak ingat persis, tetapi yang masih tersimpan di kepala gue sampai saat ini, "dek, kita kerja kaya gini, jangankan buat mikirin kedepannya, kita buat makan besok aja udah syukur alhamdulillah, saya berangkat pagi-pagi buta saat anak baru bangun tidur, pulang disaat mereka udah tertidur pulas", sontak hati gue bak tersambar petir, gue juga mulai merasakan setidaknya gue mengerti apa yang bapak itu rasakan.
Pada akhirnya, memang pria diciptakan untuk menjadi "Garda" terdepan bagi penghuni di belakangnya, meskipun ada sisi yang mereka sendiri tidak bisa jelaskan kepada para penghuninya.
In Memorial .....
Rest In Peace
01-03-2023
